Media Mainstream dan Media Alternatif (Mulai dari Diri Sendiri)

Seminar Media dan Minoritas

Media Mainstream dan Media Alternatif (Mulai dari Diri Sendiri)

Seringkah anda menilai seseorang hanya dari penampilannya saat pertama kali melihatnya? Pernahkah penilaian anda ternyata salah terhadapnya?Pernahkah anda langsung mempercayai apa yang anda baca di media?Pernahkah yang anda percayai dari media ternyata tidak sepenuhnya benar?Dan, apa yang sudah anda lakukan untuk mengubah penilaian itu? Sering kali saya merasa kurang nyaman saat bertemu dengan orang lain yang cukup berbeda dengan saya atau saat mereka memandang saya dengan tatapan berbeda. Apalagi ketika saya masih di kendaraanRead More7 Comments

Apakah Wanita harus "Imut" dan "Feminin" saja?

Seminar Media dan Minoritas

Apakah Wanita harus "Imut" dan "Feminin" saja?

“Refashioning the Korean Gender Dichotomy: Female performance in music videos by K-pop girlgroups”, membaca judul tulisan Sarah Lee ini saya jadi ingat ketika saya diajak teman untuk bertemu di salah satu restoran cepat saji Korea di daerah Jakarta Selatan. Awal masuk, telinga saya sudah disambut dengan suara merdu penyanyi wanita Korea dan saat melihat sekeliling untuk mencari teman saya, seketika mata saya terpaku sejenak pada layar plasma di belakang tempat duduk teman saya.Read More5 Comments

Cultural Memory and Indo-Dutch Identity Formations

Seminar Media dan Minoritas

Cultural Memory and Indo-Dutch Identity Formations

Imperialisme, kolonialisme, khususnya masa kolonial Belanda di Indonesia, serta bagaimana pengaruh budaya dan identitas migran pascakolonial menjadi hal yang menarik untuk dibicarakan. Berhubungan dengan hal tersebut, kali ini kita akan membahas mengenai tulisan Pamela Pattynama berjudul Cultural Memory and Indo-Dutch Identity Formations. Sebelum membahas tulisan Pamela Pattynama, ada baiknya kita sedikit mengenal Pamela Pattynama. Pengajar di Departement Neerlandistiek (Departemen Studi Belanda), Universiteit van Amsterdam ini merupakan generasi kedua Indo-Belanda. Keluarganya ditandai oleh diaspora Hindia dan migrasi. Lahir di DenRead More6 Comments

The Politics of Consumer Identity Work

Seminar Media dan Minoritas

The Politics of Consumer Identity Work

Review kali ini mengenai kurasi dari Craig J. Thompson dalam “Journal of Consumer Research” (JCR). Di sini, Thompson membahas mengenai lima artikel dalam JCR mengenai konsumen. Di awali dengan penjelasan dari Thompson mengenai identitas konsumen. Menurut Thompson melalui aktivitas konsumsi, konsumen menyebarkan semua sumber daya pasar yang ada untuk membentuk identitas pribadi maupun kolektif yang menentang stigma sosial dan keterbatasan yang berasal dari berbagai aspek seperti jenis kelamin, kelas, etnis, religiusitas, dan kebangsaan.Read More6 Comments

Avatar Game Online = Cerminan Dirimu?

Seminar Media dan Minoritas

Avatar Game Online = Cerminan Dirimu?

Pernah main game kan? Tau game online ini dong pastinya… gambar dipinjam dari sini Bahasan kali ini adalah penelitian Lina Eklund mengenai gender dan seksualitas dalam game online World of Warcraft (WoW). Penelitian ini berfokus pada pemain perempuan, khususnya avatar pemain perempuan, untuk mempelajari bagaimana identitas gender dan seksualitas dibangun di dunia maya, khususnya dalam konteks multiplayer online role-playing game (MMORPG).  Beberapa penelitian mengenai perempuan dan game dikemukakan disini. Beavis (2005) dan Hayes (2008) berpendapatRead More6 Comments

Bagaimana Aku Terlihat (dalam media)?

Seminar Media dan Minoritas

Bagaimana Aku Terlihat (dalam media)?

gambar dipinjam dari ☞ Selama beberapa dekade ini, perempuan selalu terekspos secara fisik melalui media cetak dan visual. Sumita Sarkar dalam tulisannya, Media and Women Image: A Feminis Discourse menjelaskan bagaimana perempuan selalu dijadikan objek untuk penjualan segala produk konsumsi. Bahkan film dan televisi tak lepas dari penggambaran seorang perempuan. Berbagai media ini kemudian memunculkan apa yang disebut sebagai standar kecantikan untuk seorang perempuan. Tentu saja standar kecantikan yang dimaksudkan disini adalah kecantikanRead More6 Comments

Subversive Bodily Acts

Seminar Media dan Minoritas

Subversive Bodily Acts

gambar dipinjam dari → Jika pada bagian pertama dan kedua Butler membahas mengenai gender dan jenis kelamin sebagai sebuah “performa”, masalah heterosexsual matrix serta konstruksi media terhadap gender, pada bagian akhir dari buku Gender Trouble: Feminism and the Subversion of Identity, Butler menyajikan subversif tindakan tubuh. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Subversif adalah upaya di luar yang sudah ditetapkan atau upaya pemberontakan dalam merobohkan struktur yang telah ada. Pembahasan ini dimulai dengan “The BodyRead More5 Comments

Antara Diri, Budaya Konsumen dan Gaya Hidup ~ Theories of Consumer Culture

Seminar Media dan Minoritas

Antara Diri, Budaya Konsumen dan Gaya Hidup ~ Theories of Consumer Culture

Pernah tidak kalian mengalami hal ini? Atau justru malah sering? A: “Jadi ketemu dimana?” B: “Gimana kalo sambil ngopi cantik? Di kafe SB yang terkenal itu…” A: “Boleh.. sekalian bisa buat posting di IG. Cake disitu lucu juga kalau difoto.” Atau “Pernahkah saat di supermarket kalian membeli barang yang tidak ada di daftar belanja yang sudah kalian buat sebelumnya karena tergiur diskon/promo? Atau pernahkah kalian membeli barang dengan tiba-tiba dan saat sampai diRead More6 Comments

Budaya, Representasi Makna dan/atau Penanda???

Seminar Media dan Minoritas

Budaya, Representasi Makna dan/atau Penanda???

Sejenak teringat lagu lawas yang tadi aku dengar (gara-gara penjaga kos yang muter lagu lawas ini sih), “...wanita dijajah pria sejak dulu, dijadikan perhiasan sangkar madu…”.  Sebuah lagu dengan musik Jawa yang mendayu dan memilukan hati (menurutku).  Tapi pertanyaannya, apakah lirik lagu itu masih relevan? Apakah lirik lagu itu benar-benar menunjukkan perempuan Indonesia yang sesungguhnya? Aku rasa ini tentang representasi budaya. Read More11 Comments

Signifikansi, Representasi, dan Ideologi: bagaimana memandang kritik Althusser dan Perdebatan dalam Post-Strukturalis

Seminar Media dan Minoritas

Signifikansi, Representasi, dan Ideologi: bagaimana memandang kritik Althusser dan Perdebatan dalam Post-Strukturalis

gambar dari sini Kali ini kita review Esai yang berjudul  "Signification, representation, ideology: Althusser and the post‐structuralist debates" oleh Stuart Hall. Meskipun aku pribadi agak "merangkak" dalam membacanya di awal, tapi mari kita coba ulas apa yang dipikirkan oleh Althusser dan Hall. Hall dalam esainya ini membahas tentang solusi yang ditemukan Louis Althusser (1918-1990), seorang filsuf Marxis yang sering dikaitkan dengan strukturalisme, untuk penciptaan makna tanpa bertentangan dengan konsep post-strukturalis Derrida, yaitu differance dan deferral.  Esai ini memungkinkan kita memikirkan kembaliRead More6 Comments

Performative Acts and Gender Constitution: Sebuah Esai dalam Teori Fenomenologi dan Feminisme ~ Judith Butler

Seminar Media dan Minoritas

Performative Acts and Gender Constitution: Sebuah Esai dalam Teori Fenomenologi dan Feminisme ~ Judith Butler

gambar dipinjam dari sini Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar kata SEKS atau JENIS KELAMIN? Bagaimana dengan kata GENDER? Esai berjudul Performative Acts and Gender Constitution: an Essay in Phenomenology and Feminist Theory yang ditulis oleh Judith Butler (1988) membahas tentang Gender, Teori Performativitas Gender, dan titik pandang Fenomenologis Feminis mengenai gender. Esai ini merupakan awal dari buku yang berjudul Gender Trouble. Butler membandingkan teori fenomenologis Edmun Husserl, Maurice Merleu-Ponty, dan Goerge HerbertRead More16 Comments