Kuliah

Mass Media Effect

12.30 Lailiya Nur Rokhman 0 Comments

Kali ini aku mau nge-posting kuliah aku tadi pagi. .
Berawal dari materi Efek Media Massa, kita jadi bahas pakaian saat ini n gimana sih orang sekarang menilai sebuah kecantikan itu. -_-"

Sedikit review materi tadi. . . :)

Media Massa (Medmass) berdampak dalam dua aspek di diri kita, yaitu aspek psikologis n perilaku kita. Kenapa aspek psikologis? ? Karena kita akan mendapatkan kepuasan dan kekecewaan dari media. Disini berlaku tiga efek medmass yang memiliki dasar teorinya, yaitu Uses & Gratificatin; Kultivasi; and Penentuan Agenda.

Aspek  psikologis sendiri dipengaruhi oleh personal dan situasional dimana personal berarti bagaimana niatan kita dalam memilih media dan situasional berarti apa yang tersaji dari media saat ini. Jadi, kepuasan dipengaruhi oleh niat, harapan, tindakan, media massa, dan konten dari media.

Untuk aspek perilaku, medmass memberi efek dalam penentuan kita. Ini sesuai dengan teori uses & gratification dimana khalayak aktif yang memegang kendali utama dalam penentuaan media. Pertanyaan yang timbul kemudian adalah ketika khalayak yang memilih, apakah media masih berpengaruh? ? ? ? jawabannya iya, Medmass mempengaruhi perilaku kita dalam memilih program mana yang kita butuhkan.

Kalau dilihat dari efek Kultivasi, media juga memberi pengaruh pada aspek psikologis khalayak (kognisi, afeksi, dan behavioral). Kultivasi berasal dari kata Cutivate yang berarti memanen.
Apa yg "dipanen"? ? Yang "dipanen" adalah perilaku kita. Bagaimana berperilaku sesuai dengan yang diinginkan media.

Dari ranah kognisi, medmas mengubah pola pikir kita terhadap sesuatu. Seperti yang aku sebutin tadi, medmass bisa mengubah pola pikir kita tentang sosok perempuan cantik. Efek kultivasi yang bisa dirasa sih perempuan cantik identik dengan phisicly yg tinggi, kurus, berambut panjang (ala-ala boneka barbie gitu. . ). Nyatanya model iklan kebanyakan begitu. Apalagi kalau model iklan shampoo. Pasti yang lurus rambut'nya (99% gitu). . hehehe
Tapi jangan kemudian kita mikir kalau cantik itu identik dengan ramut lurus. . Yang punya rambut bergelombang atau keriting gak boleh patah hati. . Bukan berarti rambut selain lurus itu gak bagus, tapi pemilihan model iklan shampoo itu wanita berambut lurus, biar gampang diatur dan emang kebanyakan orang berambut lurus. :)
Padahal kan kecantikan tiap orang beda-beda. . Kalau kata Mr. Dewa tadi sih "jgn liat kecantikan dari fisiknya, tapi liat gimana inner beauty'ny. . " 

Dari ranah afeksi, medmass mempengaruhi niatan kita atau aspek personal dari kita. niat bukan berarti hanya tertuju pada satu judul program kita, namun lebih pada tujuan awal yang kita inginkan. Dan yang terakhir, efek Behavioral medmass lebih pada bagaimana medmass bisa mengubah perilaku kita. Yang dulu'nya kita gak 'aneh-aneh' pakaiannya kalau ke mall, sekarang mah udah beda. Celana dipakai gak pas pinggang. tapi lebih melorot. Anak-anak sih nyebutnya celana celengan. . Waaah ini tadi heboh dibahasnya. Mereka malah ngecengin Mr. Dewa yang kebetulan nyontohin cewek pake hotpants. dan ini sekarang menjadi hal yang wajar. . hehehe

Jadi intinya, biar efek kultivasi itu bisa kita minimalisir, ya kita musti nyerna semua informasi dari media. Jangan ditelen mentah-mentah. . .
Dan yang penting, tetep pertahanin budaya kita, jangan menilai orang hanya dari style'ny, n syukuri apa yang kita punya.  . ^^
*sekian review matkul hari ini

You Might Also Like

0 komentar:

Kirimkan ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Berbagi ke Google Buzz